LOWER THAN THE ANGELS (Lebih Rendah dari Malaikat)

Pendahuluan
Pada dasarnya manusia itu sebenarnya adalah makhluk yang paling sempurna dibanding
dengan makhluk yang lain tapi kenyataannya tidak bahwa manusia lebih rendah dari malaikat
hal tersebut tertera di buku Ascent of Man yang ditulis oleh Jacob Brownowski. seperti binatang saja
contohnya,. Tidak seperti binatang apabila binatang predator sedang lapar maka dia ingin
menangkap mangsanya dia harus berusaha untuk meraih mangsanya tersebut agar dia dapat
bertahan hidup. Hal tersebut dapat kita ketahui di hutan belantara yang penuh dengan binatang
buas. Apakah manusia juga melakukan hal yang seperti binatang tersebut lakukan ?
Mungkin dari sifat atau karakter dari individu manusia bahwa dapat diketahui ini adalah
manusia semakin pintar maka semakin malas untuk melakukan aktifitas seperti yang mereka
lakukan sebelumnya karena itu manusia yang diciptakan dengan akal pikiran yang bagus dari
makhluk lain dan manusia mengembangkannya dengan cara membuat alat atau benda untuk
mengurangi aktifitas yang mereka lakukan dengan mudah, oleh karena itu manusia hanya
mementingkan dirinya sendiri tanpa disadari hal yang mereka inginkan dapat terwujud dengan
cepat dan praktis.
ISI
Sebelum kita membahas tentang LOWER THAN THE ANGELS atau dapat kita sebut
sebagai LEBIH RENDAH DARI MALAIKAT dari judul yang kita ketahui bahwa, ini ada
beberapa hubungannya dengan manusia adalah makhluk yang paling rendah dari malaikat
menurut Jacob Brownowski yang ditulis di buku Ascent of Man pada bab1. Bab pertama ini menjelaskan
bahwa manusia pada jaman itu sedang berevolusi pada tahun 400.000 SM.
Setiap spesies makhluk hidup pada jaman itu sedang beradaptasi pada lingkungan yang
cenderung ekologis. Dari jaman ke jaman berikutnya manusia pada saat itu sedang mengalami evolusi
untuk memperbaiki hal kekurangan pada satu individu dan individu yang lain. jadi meskipun secara fisik
lemah manusia oleh sebab itu manusia dikatakan lebih rendah, tidak menutup kemungkinan bahwa
manusia juga dapat membentuk kehidupan dunia yang lebih baik maksudnya disini adalah manusia dapat
mensejahterakan dirinya sendiri melalui kehidupan dunia. Menurut Jacob Brownowski bahwa dia percaya
tidak begitu banyak evolusi yang terjadi secara biologi, melainkan karena budaya evolusi yang membuat
apa yang berjalan saat ini.
Menelusuri evolusi manusia pada jaman dahulu untuk bertahan hidup dari serangan makhluk
pemburu lainnya, manusia menggunakan metode atau fase berkumpul atau dapat juga disebut sebagai
berkelompok dalam mempertahankan diri mereka dari makhluk pemburu lainnya. Dalam perubahan
secara karakteristik manusia juga sama seperti hewan atau tanaman secara biologis manusia hanya
melakukan hal yang apa ia lakukan apabila hal tersebut mampu dilakukan dengan akal pikirannya, dan
perbedaannya adalah hanya pada akal pikir mereka, dan tanpa adanya akal pikir manusia sama saja seperti
hewan dan tanaman.
Manusia adalah juga disebut makhluk tunggal. Mereka memiliki satu kesatuan karunia yang
membuat mereka terlahir unik diantara para binatang : sehingga tidak seperti mereka (binatang), mereka
(manusia) bukanlah figur sebuah pemandangan tetapi mereka adalah pembentuk bentang alam. Tubuhnya
dan pemikirannya adalah seorang penjelajah alam seperti binatang, yang tidak bisa ditemukan tetapi
mereka selalu membuat rumah di setiap benua. Hal ini dilaporkan saat warga Spanyol datang ke Samudra
Pasifik pada tahun 1769, suku India California berkata “pada saat bulan penuh, ikan-ikan akan datang dan
menari di pantai ini”. Dan itu benar terjadi bahwa banyak ikan lokal yang bervariasi, para grunion,
mereka bergerak keluar dari bawah laut dan bertelur diatas batas normal pasang tinggi air laut. Betinanya
yang memulai membenamkan dirinya pertama kali di pasir dan jantannya menutup telur-telur tersebut dan
memberi makan mereka dimulai sejak mereka diletakkan. Pada saat bulan penuh itu menjadi sangat
penting, karena itu memberikan telur-telur itu waktu agar tidak terganggu pertumbuhannya selama
sembilan sampai sepuluh hari, dan selama sepuluh hari itu saat pasang tinggi air laut saatnya para ikan
menetas dan pergi ke laut lepas untuk memulai hidupnya.
Setiap pemandangan di dunia ini saling membutuhkan dan adaptasi yang serasi, dimana
hewan menjadi cocok dengan lingkungannya dan akan berputar seperti roda gigi yang selalu berputar ke
satu tempat ke tempat lain dan akan kembali ke posisi semula. Seperti landak yang sedang tertidur dan
menunggu saat musim semi datang dan membangkitkan metabolisme tubuhnya untuk hidup kembali.
Kicauan burung yang mengalahkan udara dan bertengger diantara bunga-bunga yang bermekaran. Kupukupu
pun meniru menjadi daun dan mengelabui binatang buas serta predator lainnya. Lalat pun seperti
antar jemput mekanik yang melewati tanah di musim semi.
Jadi jutaan tahun yang lalu saat evolusi telah mengubah para grunion untuk menyesuaikan
dan duduk tepat sesuai arus. Tetapi alam yang melakukan evolusi secara biologi tidak menyesuaikan
manusia untuk lingkungan yang spesifik. Sebaliknya, dibandingkan dengan para grunion yang memiliki
peralatan untuk bertahan hidup dan paradoks dari kondisi manusia. Salah satu dari mereka menyesuaikan
untuk semua kondisi. Diantara kebanyakan binatang dimana sering mengambil langkah seribu, terbang,
bersembunyi dan berenang di sekitar kita, hanya manusia yang tidak pernah mengunci salah satu cara
mereka dalam menaklukan bentang alam. Dalam imajinasinya, alasannya, kehalusan emosionalnya dan
kekuatannya, membuat mereka mampu untuk tidak menerima keadaan alam dan berusaha mengubahnya.
Dalam seri penemuan ini dimana manusia dari umut ke umur atau dari waktu ke waktu mulai dibuat lagi
untuk lingkungannya sendiri. Ini adalah perbedaan dari sebuah evolusi yang tidak secara biologi tetapi
dari evolusi kebudayaan. Saya menyebutnya rangkaian cerdas sebuah kebudayaan puncak dari pendakian
seorang manusia.
Saya menggunakan kata-kata “ascent” atau pendakian dengan pengertian yang sangat
berharga. Manusia itu sangat mulia daripada binatang lainnya dari sebuah pemberian imajinatif. Mereka
dapat menyusun rencana, membuat penemuan, membuat penemuan-penemuan baru menjadi sebuah judul
dan penetrasi, selama mereka belajar untuk mengkombinasi talenta mereka menjadi lebih berguna dan
menjadi jalan yang sesuai. Jadi penemuan hebat dari waktu yang berbeda dan kebudayaan yang berbeda
secara teknik, secara ilmiah, secara kesenian mengekspresikan kemajuan mereka menjadi sesuatu yang
lebih kaya dan lebih rumit daripada kemampuan manusia untuk naik.
Dan tentu saja hal ini sangat menggoda para ilmuwan untuk mendapatkan sebuah harapan
dari penemuan asli dan pencapaian dari pemikiran kebanggaan terbaru. Dan sebaiknya kita ikut
berbangga karena hal ini beberapa modernisasi pun akhirnya dapat berjalan. Berpikir bagaimana caranya
sebuah kode hereditas (faktor kelahiran) spiral DNA dalam dapat mengubah suatu kaum : atau pergi
bekerja untuk menindak lanjuti keistimewaan dari sebuah pemikiran manusia. Berpikir bagaimana sebuah
filosofi dapat memandang hingga ke Teori Relativitas atau beberapa menit kebiasaan dari pengukuran
atom.
Dalam pencapaian seorang manusia dan partikel-partikel dalan ilmu pengetahuan bukanlah
sebuah konstruksi museum yang harus diselesaikan. Ini adalah sebuah proses, dimana dalam eksperimen
pertama memiliki tempat formulasi dalam sebuah kimia dan penghitungan canggih dari seorang astronom
Mayan dari Amerika Tengah dan menciptakannya sendiri untuk mengubah Dunia Lama ini.
Hewan adalah sesuatu yang sangat mengejutkan, karena mereka hadir diluar, namun mereka
hanya mengalami perubahan sedikit dalam kehidupannya. Disaat kami menemukan mereka di endapan
(lumpur) kira-kira dua milyar tahun yang lalu dalam bentuk fosil. Fosil makhluk ini akan menjadi
manusia dan kami dikejutkan perbedaan antara kerangka kita dan kerangka makhluk tersebut, dengan
melihat kerangka tengkoraknya. Jadi secara alamiah kita mengharapkan bahwa hewan yang ada di padang
rumput juga juga dapat berubah dengan sangat hebat.
Ketika zebra beradaptasi dengan padang rumput yang kering, hal itu akan menjadi perangkap
serta menjadi ruang dimana mereka tinggal kebanyakan. Afrika dalam lima puluh tahun terakhir
menetapkan karakteristik dari dimana manusia itu bermula. Sebuah kerangka bersejarah telah ditemukan
di selatan khatulistiwa ditempat yang dipanggil Taung, oleh seorang anatomis bernama Raymond Dart.
Kerangka ini adalah seorang bayi berumur lima sampai enam tahun, hamper semua wajahnya lengkap,
namun sebagian wajahnya sangat disayangkan hilang. Belakangan Dart pelan-pelan mengenali dua
bagian yang sangat luar biasa. Salah satunya adalah Faramen Magnum (sebuah lubang di tengkorak,
dimana sumsum tulang belakang tersambung ke otak). Dart memanggil makhluk ini sebagai
Australopithecus. Ini bukanlah salah satu nama yang saya suka, seperti : monyet dari selatan, tapi ini
adalah nama yang membingungkan untuk makhluk afrika yang untuk pertama kali bukanlah sebuah
monyet. Saya berpendapat bahwa Dart yang dulunya lahir di Australia, melakukan kesalahan dalam
pemilihan nama makhluk ini.
Dibutuhkan lebih dari sepuluh tahun untuk menemukan tengkorak lainnya – sekarang tengkorak
dewasa- tidak sampai akhir 1950 cerita tentang Australopithecus telah di satukan. Bermula dari afkira
selatan, lalu bergerak ke utara di Olduvai George di Tanzania, fossil dan perangkat lain, banyak
ditemukan di cekungan danau Rudolf. Sejarah ini dalah salah satu yang paling memuaskan dalam ilmu
pengetahuan.
Bagi saya bayi Australopithecus mempunyai seajaranhnya sendiri. Dan mulai dari sini saya
sangat yakin untuk berpikir tentang apa yang membuat manusia menjadi dirinya. Bagaimana bisa
hominids bisa menjadi jenis manusia yang saya hormati : tangkas, setia, bijkasana, bergairah, bisa
memanipulasi pikiran dan symbol dari bahasa dan matematika, pandangan mengenai seni dan geometri,
dan puisi dan ilmu pasti ? Bagaimana bisa pendakian manusia diletakkan mulai dari hewan yang tumbuh
dan bekerja sebagai bagian dari alam, yang gemar akan pengetahuan, yang mana esay ini adalah salah
satu contohnya ? saya tidak tahu bagaimana bayi dari Taung memulai hidupnya, tapi bagi saya ini masih
menjadi bayi yang primer diantara petualangan manusia bermula.
Bayi, adalah bagian dari umat manusia, adalah mosaic dari hewan dan malaikat. Sebagai contoh,
reflex yang membuat bayi menendang selagi berada di Rahim – setiap ibu tahu itu – itu semua ada di
vertebrata. Releks itu sendiri sudah cukup unutk menjelaskan hal diatas, tapi diperlukan gerak yang rumit,
yang mana gerakan ini harus sering dipelajari sebelum mereka bisa bekerja sendiri. Setelah 11 bulan bayi
akan lahir. Secara bersamaan, hal ini akan membawa gerakan baru, lalu mereka akan berbaring dan
mengkonsolidasikan jalur keotak (secara spesifik adalah cerebellum, dimana otot gerak dan
keseimbangan berintegrasi) hal ini akan membentuk keseluruh reportoir yang halus, gerakan yang
kompleks akan membawa alam kedua kepadanya. Sekarang cerebellum telah dikuasai. Lalu setelah empat
belas bulan anak ini telah memasuki komitmen dari semua manusia untuk berjalan terus. Setiap gerakan
manusia kembali kepada beberapa bagian hewani kita; kita harus menjadi makhluk yang dingin dan
sendiri jika kita mau terputus dari aliran darah kehidupan
Dua juta tahun yang lalu, kita belum menjadi manusia. Setelah satu juta tahun, barulah kita
menjadi manusia, karena satu juta tahun yang lalu sebuah makhluk muncul yang nantinya dipanggil
Homo erectus. Dia menyebar jauh keluar Afrika. Fakta klasik mengenai ini dapat ditemukan di Cina. Dia
adalah Manusia Peking, berumur sekitar empat ratus ribu tahun, dan dia adalah manusia pertama yang
yang dapat menggunakan api.
Perubahan didalam Homo erectus membawa kita ke materi yang paling subtansial lebih dari satu
juta tahun. Penerusnya yang paling kita ketahui dan pertama kali ditemukan di jerman seabad lalu :
kerangka fosil klasik, dia adalah manusia Neanderthal. Dia sudah mempunyai tiga cabang otak, yang
besar seperti manusia modern.
Budaya manusia yang kita kenal terbentuk pada saat zaman es, dalam seratus atau mungkin lima
puluh ribu tahun. Manusia bertahan dari zaman es karena kemampuannya dalam berpikir untuk mengenali
penemuan - penemuan dan mengubah benda tersebut menjadi alat yang berguna bagi komunitas mereka.
Ternyata zaman es sangat membantu bagi perubahan besar dalam cara manusia dapat hidup. Mereka
dipaksa tergantung pada sedikit tumbuh-tumbuhan dan banyaknya hewan. Perburuan yang ketat ditepian
es dapat merubah taktik dalam berburu. Alternative terbaik cara mereka berburu adalah mengikuti mereka
dan jangan sampai kehilangan jejak dari buruan yang mereka incar – untuk mempelajarinya,
mengantisipasi, dan pada akhirnya mengadopsi kebiasaan mereka, termasuk cara migrasi mereka.
Hominid Ciri Hominid adalah bipedal dan berjalan dengan dua kaki. Keuntungan dari jalan dengan dua
kaki adalah mereka bisa mengawasi predator dan mangsamereka sama baiknya. Dengan tangan yang
bebas dari tanah mereka juga bisa memasok makanan ke sarang lebih banyak. Dengan demikian
mempengaruhi perkembangan fisik mereka. Dan berkembang terus lebih baik. Sistembipedal juga hemat
energi dibanding dengan berjalan dengan empat kaki(Rodman & Henry , 1980)
Simpanse memiliki garis evolusi lebih dekat ke manusia daripada gorilla, titik perpisahannya ada
pada hominid tertua yang pernah di temukan saat ini(sahelantropus tchadensis 7 juta tahun lalu),
sedangkan homo erectusmasanya berbeda jauh dari leluhurnya sendiri (2-1 juta tahun lalu).
Charles Darwin – The Descent of Man (1871) Darwin mengeluarkan dua hipotesis. Pertama,
dia menunjuk Afrika sebagaitanah leluhur manusia berdasarkan kemiripan anatomi simpanse dan gorila.
Kedua, ia mensyaratkan bahwa bisa dianggap sebagai manusia adalah bipedal(melangkah dengan dua
kaki). Kenapa harus bipedal?.
Hipotesa Darwin ini waktu itu lemah, karena tidak ada fosil yang pernah di temukan di Afrika.
Lagi pula hipotesis kulit putih berasal dari anak cucu orang Afrika sulit di terima pada jaman itu.
Dalam era tersebut proto kera sudah mulai berkomunikasi dengan bahasa mereka. Mereka masih
menetap di sebuah tempat. Mereka belum memulai untuk berpindah tempat. Alat yang digunakan mereka
adalah tangan mereka sendiri, karena mereka belum mengenal alat-alat yang lebih modern. Setelah
beberapa lama dan melalui proses yang panjang, akhirnya mereka menemukan sebuah alat yaitu yang
terbuat dari batu. Latar belakang mereka dapat menemukan alat tersebut adalah bahwa mereka berfikir
bagaimana cara yang lebih mudah untuk menyelesaikan sesuatu. Karena mereka mulai lelah akibat tidak
ada alat bantu yang mempermudahkan mereka.
Malas
Manusia mempunyai sifat yang membuat mereka lebih rendah dari malaikat, dan sifat inilah yang
menyebabkan manusia melakukukan banyak kemajuan teknologi. Sifat ini adalah MALAS.
Sifat malas tersebut, membuat setiap orang ingin melakukan hal yang serba instan, serba cepat,
tidak mengeluarkan tenaga. Maka dari itu sifat malas tersebut yang menyebabkan kemajuan teknologi.
Sebagai contoh pada alat pemasak nasi.
Zaman dulu orang memasak nasi menggunakan kayu bakar, kayu bakar tersebut dicari di dalam
hutan. Karena sifat malas timbul di benak manusia. maka ingin menemukan sesuatu yang lebih mudah
dan tidak perlu pergi ke hutan, maka manusia menciptakan kompor dengan bahan bakar minyak tanah.
Lama kelamaan dengan minyak tanah, manusia masih tetap malas karena masih harus mengganti sumbu
kompor yang lama-kelamaan akan habis terbakar dan menambah miyak yang lama kelamaan akan habis,
sifat malas itu timbul kembali. Kemudian manusia ingin menciptakan sesuatu lagi yang tidak untuk
mengganti sumbu dan menambah minyak. Maka manusia menciptakan kompor gas, dengan kompor gas
kalau gas habis maka ia harus membeli gas. Lama kelamaan timbul rasa malas. Maka manusia
menciptakan hal baru yang tidak usah repot-repot mengganti gas. Maka manusia membuat alat pemasak
nasi dengan berdaya listrik.
Rasa malas inilah yang mendorong manusia untuk menciptakan hal-hal baru yang dapat
membantu dalam melaksanakan hidup manusia. Rasa malas tersebut pernah digambarkan dalam film
keluaran Waltdisney yang berjudul Wall-E. Film ini terdapat bagian yang menggambarkan seorang
manusia yang tadinya berbadan tegap atau orang bilang disebut sixpack menjadi seperti bola gendut yang
siap meledak kapan pun. Karena kemajuan teknologi inilah maka, manusia tersebut hanya tiduran
didalam ranjang sekaligus tempat duduk yang dapat berjalan kemanapun manusia tersebut inginkan. Jadi
mereka tidak perlu berjalan repot-repot berjalan kaki. Bila ingin makan dia hanya memanggil sebuah
robot yang berjalan mengantarkan makanan tidak perlu membuat makanan tesebut.
Rasa malas itu biasa dikaitkan dengan rasa LAPAR. Mengapa??? Disebabkan karena lapar
manusia tidak ingin melakukan sesuatu. Yang dikerjakan haya bermalas-malasan. Dan bila rasa lapar
tersebut teratasi atau yang disebut kenyang, rasa malas tersebut datang kembali karena kenyang yang
ingin dikerjakan hanya besantai atau tidur. Maka masalah Lapar merupakan salah satu faktor yang
menyebabkan ras malas muncul baik lapar itu teratasi ataupun belum.
Out of Africa Wallace dan Wilson menemukan bahwa melalui riset biologi molekular bahwa
materi genetik modern berasal dari seorang ibu yang hidup 200.000-150.000 tahun lalu
di Afrika. Penelitian di lakukan terhadap mitokondria, bagian sel yang bertanggung jawab terhadap
pasokan energy terhadap sel. Dan mitokondriahanya diwariskan dari ibu. Dan model genetiknya di
namakan Mitochondrial Eve. Eva aka Hawa ini jangan di bayangkan hanya hidup dengan seorang
pria (adam) tapi bagian dari populasi yang terdiri dari 10.000 orang.
Mei 2001, hasil riset menunjukkan bahwa dari 12.000 lelaki bahan genetik yang diteliti
menunjukkan bahwa manusia di asia timur berasal dari Afrikabukan dari komunitas hominid lokal.
Manusia dengan keserakahannya yang telah melakukan suatu kehancuran di muka bumi dan
sebenarnya manusia itu harus merawat dan menjaga apa-apa saja yang ada di bumi dan memang itu
adalah merupakan perintah Tuhan kepada manusia tetapi manusia telah mngingkarinya. Dan kemalsan,
kemalasan manusia yang telah membuat dirinya sendiri malas mnggunakan akal dan pikiran nya sendiri,
sehingga manusia mematahkan kodratnya sendiri ,dan mungkin memang seharusnya manusia diciptakan
lebihrendah derajatnya dari pada Malaikat walau sekalipun manusia dalam penciptaannya telah dibekali
akal dan pikiran.
Selepas dari itu semua, jika manusia tidak melakukan kehancuran dan tidak malas dalam
menggunanakan akal dan pikirannya sehingga manusia dapat berpengetahuan luas serta selalu turut pada
perintah Tuhan dan menjauhi Larangan Tuhan, maka manusia memang Pantas untuk disebut Manusia
lebih tinggi derajatnya dari pada MalaikatSeni dan ilmu pasti adalah sesuatu yang unik, diluar
jangkauan dari segalanya tentang apa yang bisa hewan lakukan. Kekuatan untuk
menggambarkan masa depan, untuk meramalkan mengenai apa yang akan terjadi, dan rencana
apa yang dibuat untuk mencegah hal buruk itu terjadi, dan untuk menghadirkannya dalam bentuk
gambar dan bergerak masuk kedalam kepala kita,
Kita disini juga melihat menggunakan teleskop imajinasi, imajinasi tersebut adalah
sebuah teleskop didalam waktu, kita melihat kembali kepada pengalaman masa lalu. Laki-laki
yang yang membuat lukisan ini laki-laki yang menghadirkan, melihat melalui teleskop langsung.
Mereka meihat maju bersamaan dengan pendakian manusia karena apa yang kita panggil evolusi
budaya adalah hal paling mendasar dari sesuatu yang konstan, tumbuh dan melebar dari
imajinasi manusia.
Manusia yang membuat senjata dan lukisan, sebenarnya mereka melakukan hal yang
sama dan mengantisipasi masa depan sebagai satu-satunya hal yang bisa manusia lakukan,
menyimpulkan apa yang datang dari sini. Mereka adalah pemberian-pemberian yang unik
didalam manusia tapi pusat dari itu semua, akar dari setiap pengetahuan yang berkembang,
terletak kemampuan untuk mengambil kesimpulan dari apa yang kita lihat sampai apa yang tidak
bisa kita lihat, untuk bergerak kedalam pikiran kita melewati luar angkasa dan waktu, dan
mengenali diri kita sendiri pada masa lalu sebagai bagian dari langkah maju. Seluruh gua ini,
cetak tangan ini mengatakan “Ini adalah tanda saya. Ini adalah manusia”
Kesimpulan
Dari bacaan yang diulas pada bagian ini bahwa dapat diketahui manusia hanyalah
makhluk tunggal tanpa adanya manusia yang lain mereka tak dapat hidup didunia yang luas
seperti ini , dan dapat dijelaskan pula bahwa manusia itu sangatlah rendah derajatnya dari pada
makhluk lain menurut ulasan dari bagian paragraph yang saya baca diatas karena itu manusia
disebut sebagai LOWER THAN THE ANGELS dan pada dasarnya pyla manusia itu malas
karena setiap ada perkembangan zaman manusia semakin membuat sesuatu yang menurut
mereka (manusia) semakin mudah dikerjakan dan mempersingkat kegiatan yang sebelumnya
memakan banyak waktu oleh karena itu manusia juga makhluk yang sangat serakah apabila
mereka mendapat sesuatu yang lebih baik maka mereka ingin yang lebih baik lagi, dan itu
berlangsung secara terus-menerus sampai rasa mereka puas untuk melakukannya.
Dapat disimpulkan bahwa manusia adalah makhluk yang begitu kurang dalam pikirannya
disbanding makhluk lain karena prilakunya menunujukan seperti yang dijelaskan diatas.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengertian Etika Profesi Auditor

Tips Mencegah Penyakit Malaria

Pengertian Usaha dan Energi