SISTEM PEREKONOMIAN (Tulisan 1)


SISTEM PEREKONOMIAN DI DUNIA

           Sistem perekonomian adalah system yang digunakan oleh suatu Negara untuk mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya baik kepada individu maupun organisasi dinegara tersebut. Menurut pendapat Gregory Grossman pada tahun 1984 mengatakan bahwa sekumpulan komponen – komponen atau unsur – unsur yang terdiri atas unit – unit atau agen – agen ekonomi serta lembaga – lembaga ekonomi, yang bukan saja saling berhubungan dan berinteraksi, melainkan juga sampai tingkat tertentu saling menopang dan saling mempengaruhi. Hal ini dapat dibuktikan apabila kita mendapatkan ketergantungan dalam sebuah sistem ekonomi yang jaman sekarang ini kita lakukan.

          Perbedaaan mendasar antara system perekonomian dengan system perekonomian lainnya adalah bagaimana cara system tersebut mengatur faktor produksinya. Dalam beberapa sistem seorang individu boleh memiliki semua faktor produksinya. Sementara dalam system lainnya, semua faktor tersebut adalah wewenang yang di kuasai oleh pemerintah. Kebanyakan system ekonomi di dunia berada diantara dua system ekstrem tersebut.

            Selain faktor produksi, system ekonomi juga dapat dibedakan dai cara system tersebut mengatur produksi dan alokasi. Sebuah perekonomian terencana (planned economies) memberikan hak kepada pemerintah untuk mengatur faktor – faktor produksi dan alokasi hasil produksi. Sementara perkonomian pasar (market economies), pasarlah yang mengatur faktor faktor produksi dan alokasi barang dan jasa melalui penawaran dan permintaan.

1.     Perekonomian Terencana

Ada dua bentuk utama perekonomian terencana, yaitu komunisme dan sosialisme. Sebagai wujud pemikiran karl Max, komunisme adalah system yang mengharuskan pemerintah memiliki dan menggunakan seluruh faktor produksi. Namun, kepemilikan pemerintah atas faktor – faktor produksi tersebut hanyalah sementara. Ketika perekonomian masyarakat dianggap telah matang, pemerintah harus memberikan hak atas faktor faktor produksi itu kepada para buruh. Contoh dinegara yang menganut system perekonomian terencana yaitu Uni soviet dan banyak negara Eropa Timur lainnya menggunakan system ekonomi terencana hingga akhir abad ke-20. Namun saat ini hanya Kuba, Korea Utara, Vietnam, dan RRC yang menggunakan system perekonomian terencana. Negara – Negara itu pun tidak sepenuhnya mengatur faktor produksi. China misalnya, mulai melanggarkan peraturan dan memperbolehkan perusahaan swasta mengontrol faktor produksinya sendiri.

2.     Perekonomian Pasar

Perekonomian pasar bergantung pada kapitalisme dan liberalism untuk menciptakan sebuah lingkungan dimana produsen dan konsumen bebas menjual dan membeli barang yang mereka inginkan (dalam batas – batas tertentu). Sebagai akibatnya, barang yang diproduksi dan harga yang berlaku ditentukan oleh mekanisme penawaran permintaan.

3.     Perekonomian Pasar Campuran



Perekonomiaan pasar campuran atau mixed market economies adalah gabungan antara system perekonomian pasar dan terencana. Menurut Griffin,  tidak ada satu negara pun di dunia ini yang benar-benar melaksanakan perekonomian pasar atau pun terencana, bahkan negara seperti Amerika Serikat. Meskipun dikenal sangat bebas, pemerintah Amerika Serikat tetap mengeluarkan beberapa peraturan yang membatasi kegiatan ekonomi. Misalnya larangan untuk menjual barang-barang tertentu untuk anak di bawah umur, pengontrolan iklan (advertising), dan lain-lain. Begitu pula dengan negara-negara perekonomian terencana. Saat ini, banyak negara-negara Blok Timur yang telah melakukan privatisasi—pengubahan status perusahaaan pemerintah menjadi perusahaan swasta.





SISTEM PEREKONOMIAN YANG DIANUT OLEH INDONESIA


Sistem perekonomian di Indonesia menganut demokrasi ekonomi.



Ciri - ciri system perekonomian demokrasi ekonomi :



·        Perekonomian disusun sebagai usaha bersama atas asaskekluargaan.B.Cabang cabang produksi yang penting bagi Negara danyang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai olehNegara.C.Hak milik peorangan diakui pemanfaatannya tidak bolehbertebtangan dengan kepentingan masyarakat.D.Fakir miskin dan anak anak terlantar berhak memperoleh jaminan social.



·        B.Cabang cabang produksi yang penting bagi Negara danyang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai olehNegara.C.Hak milik peorangan diakui pemanfaatannya tidak bolehbertebtangan dengan kepentingan masyarakat.D.Fakir miskin dan anak anak terlantar berhak memperoleh jaminan social.



·        C.Hak milik peorangan diakui pemanfaatannya tidak bolehbertebtangan dengan kepentingan masyarakat.



·        D.Fakir miskin dan anak anak terlantar berhak memperoleh jaminan social.



Ciri - ciri yang harus dihindari ekonomi demokrasi ekonomi :



a.      Free fight Liberalisme
yaitu eksploitasi terhadapmanusia dan bangsa lain.


b.      Etatisme
yaitu dominasi ekonomi oleh Negara yangmematikan potensi dan daya kreasi sector sector ekonomidi luar sector Negara.


c.       Monopoli
yaitu pemusatan kekuasaan kekuatan ekonomidalam suat5u kelompok yang merugikan masyarakat.



SISITEM PEREKONOMIAN NAGARA MAJU



Sistem ekonomi kapitalis atau yang biasa disebut dengan Free Fight Liberalism adalah suatu penerapan kehidupan ekonomi yang bebas, dimana warga negara diberi kebebasan oleh pemerintahan untuk melakukan kegiatan ekonomi, dan seluruh sumber daya yang tersedia, dimiliki, dan dikuasai oleh masyarakat dapat dikembangkan secara bebas. Dalam sistem ini, pemerintah tidak ikut campur tangan. Bahkan dalam kondisi tertentu pun, pemerintah benar-benar lepas tangan dalam pengambilan keputusan ekonomi. Sehingga kondisi ini disebut juga dengan istilah laissez-faire.

Adapun ciri-ciri dari sistem ekonomi liberal, yaitu:

1) Semua alat dan sumber produksi berada di tangan perseorangan,
2) Kegiatan ekonomi di semua sektor dilakukan oleh swasta,
3) Modal memegang peranan penting dalam kegiatan ekonomi.

Kebaikan dari sistem ekonomi liberal adalah:

1) Setiap individu bebas memiliki alat-alat produksi,
2) Adanya persaingan usaha mendorong kemajuan berusaha,
3) Produksi didasarkan atas kebutuhan masyarakat, dan lain - lain.

Keburukan dari sistem ekonomi liberal adalah :

1) Menimbulkan monopoli sehingga merugikan masyarakat,
2) Menimbulkan penindasan terhadap manusia lain,
3) Pengusaha yang bermodal kecil akan semakin tersisih dan lain - lain.

Contoh dunia yang menggunakan sistem ekonomi liberal: Blok Barat ( Inggris,Amerika Serikat, Kanada).




SISTEM PEREKONOMIAN NEGARA BERKEMBANG SECARA UMUM



Sistem ekonomi sosialis adalah sistem ekonomi yang pengaturan kehidupan ekonominya secara langsung oleh negara.


* Adapun ciri-ciri dari sistem ekonomi komando, yaitu:
1) Semua alat dan sumber produksi dikuasai oleh Negara.
2) Kegiatan perekonomian diatur dan dikuasai secara mutlak oleh Negara.
3) Jenis-jenis pekerjaan dalam suatu negara serta pembagian kerja diaturoleh pemerintah.

* Kebaikan dari sistem ekonomi komando adalah:
1) Pemerintah mengatur distribusi barang-barang,
2) Tidak ada kesenjangan antaranggota masyarakat, dan
3) Kemakmuran masyarakat terjamin.


* Keburukan dari sistem ekonomi komando adalah:
1) Hak milik perseorangan tidak diakui.
2) Kemajuan ekonominya lambat.
3) Potensi, inisiatif, dan kreasi warga masyarakat tidak berkembang.


Contoh dunia yang menggunakan sistem ekonomi komando adala: Blok Timur( negara-negara Komunis) seperti Rusia, Kuba, Korea Utara, dan negara Eropa Timur.



Sumber :

http://www.scribd.com/doc/24506297/Sistem-Perekonomian-Duniahttp://ordinarynitnot.blogspot.com/2012/04/sistem-perekonomian.html

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengertian Etika Profesi Auditor

Tips Mencegah Penyakit Malaria

Pengertian Usaha dan Energi