Faktor Yang Mempengaruhi Perubahan Kepribadian
Dalam buku Psikologi Pendidikan oleh H. Jaali
pada tahun 2007, perubahan dalam kepribadian tidak bisa terjadi secara spontan,
tetapi merupakan hasil pengamatan, pengalaman, tekanan dari lingkungan sosial
budaya, rentang usia dan faktor-faktor dari individu:
Pengalaman Awal
Sigmund Freud menekankan tentang pentingnya
pengalaman awal (masa kanak kanak) dalam
perkembangan kepribadian. Trauma kelahiran, pemisahan dari ibu adalah
pengalaman yang sulit dihapus dari ingatan.
Pengaruh Budaya
Dalam menerima budaya anak mengalami tekanan
untuk mengembangkan pola kepribadian yang sesuai dengan standar yang ditentukan
budayanya.
Kondisi Fisik
Kondisi fisik berpengaruh langsung dan tidak langsung
terhadap kepribadian seseorang. Kondisi tubuh meentukan apa yang dapat
dilakukan dan apa yang tidak dapat dilakukan seseorang. Secara tidak langsung
seseorang akan merasakan tentang tubuhnya yang juga dipengaruhi oleh perasaan
orang lain terhadap tubuhnya. Kondisi fisik yang mempengaruhi kepribadian antara
lain adalah kelelahan, malnutrisi, gangguan fisik, penyakit menahun, dan
gangguan kelenjar endokrin ke kelenjar tiroid (membuat gelisah, pemarah,
hiperaktif, depresi, tidak puas, curiga, dan sebagainya).
Daya Tarik
Orang yang dinilai oleh lingkungannya menarik biasanya
memiliki lebih banyak karakteristik kepribadian yang diinginkan dari pada orang
yang dinilai kurang menarik, dan bagi mereka yang memiliki karakteristik
menarik akan memperkuat sikap sosial yang menguntungkan.
Inteligensi
Perhatian lebih terhadap anak yang pandai dapat menjadikan ia
sombong, dan anak yang kurang pandai merasa bodoh. Apabila berdekatan dengan
orang yang pandai tersebut, dan tidak jarang memberikan perlakuan yang kurang
baik.
Emosi
Ledakan emosional tanpa sebab yang tinggi dinali sebagai
orang yang tidak matang. Penekanan ekspresi emosional membuat seseorang murung
dan cenderung kasar, tidak mau bekerja sama dan sibuk sendiri.
Nama
Walaupun hanya sekedar nama, tetapi memiliki sedikit pengaruh
terhadap konsep diri, namun pengaruh itu hanya terasa apabila anak menyadari
bagaimana nama itu mempengaruhi orang yang berarti dalam hidupnya. Nama yang
dipakai memanggil ,mereka (karena nama itu mempunyai asosiasi yang menyenangkan
atau tidak menyenangkan dalam pikiran orang lain) akan mewarnai penilainya
orang terhadap dirinya.
Keberhasilan dan Kegagalan
Keberhasilan dan kegagalan akan mempengaruhi konsep diri,
kegagalan dapat merusak konsep diri, sedangkan keberhasilan akan menunjang
konsep diri itu.
Penerimaan Sosial
Anak yang diterima dalam kelompok sosialnya dapat
mengembangkan rasa percaya diri dan kepandaiannya. Sebaliknya anak yang tidak
diterima dalam lingkungan sosialnya akan membenci orang lain, cemberut, dan
mudah tersinggung.
Pengaruh Keluarga
Pengaruh keluarga sangat mempengaruhi kepribadian anak, sebab
waktu terbanyak anak adalah keluarga dan di dalam keluarga itulah diletakkan
sendi sendi dasar kepribadian.
Perubahan Fisik
Perubahan kepribadian dapat disebabkan oleh adanya perubahan
kematangan fisik yang mengarah kepada perbaikan kepribadian. Akan tetapi,
perubahan fisik yang mengarah pada klimakterium
dengan meningkatnya usia dianggap sebagai suatu kemunduran menuju ke
arah yang lebih buruk.
Komentar
Posting Komentar