Mengenal APK Aplikasi Android
APK tidak asing lagi bagi kita pengguna
android, sering kali kita mendengar istilah APK, namun apakah APK itu? Mari
kita berbagi bersama mengenal APK pada android.
Sering kali kita mendengar istilah APK, namun
apakah yang anda ketahui tentang APK pada perangkat android? Bagaimana cara
kerja APK? Bagaimana cara mendapatkan APK? dan masih banyak lagi yang akan kita
bahas pada artikel maxiandroid ini. Mari kita berbagi.
Apakah
APK?
APK adalah paket aplikasi Android (Android
PacKage). APK umumnya digunakan untuk menyimpan sebuah aplikasi atau program
yang akan dijalankan pada perangkat Android.
APK pada dasarnya berupa compress file seperti
zip file, karena berisi dari kumpulan file. APK dapat diperoleh melalui
berbagai metode, seperti menginstall sebuah aplikasi melalui Play Store,
download dari sebuah situs web kemudian anda install secara manual, atau membuat
dan mengembangkan sendiri dengan bahasa yang sebagian besar berbasis Java.
Jika anda memiliki file APK pada komputer Anda,
dan ingin menginstallnya pada android anda, Anda dapat juga dengan menjalankan
perintah ‘adb install apkname.apk’ untuk install aplikasi melalui USB ke
perangkat android anda.
Pengenalan
APK
APK sudah ada atau disertakan bersama dengan
ROM, namun sebagian besar yang kita ketahui APK berarti aplikasi yang kita
install hasil dari pengembangan developer android baik berupa tools, game atau
aplikasi lainnya.
File APK pada perangkat android di direktori
/data/app/filename.apk. Direktori ini biasanya tidak dapat diakses, untuk
melindungi aplikasi berbayar, kecuali ROM perangkat android anda telah anda
ROOT. Pada rooted ROM, sangat mungkin untuk menyalin aplikasi ke folder ini
secara manual dengan menggunakan perintah ‘adb push’ atau semacamnya. Setelah
sebuah file berada di direktori /data/app, maka aplikasi sudah terpasang pada
perangkat.
Selain itu, dimungkinkan juga untuk menginstall
aplikasi ke partisi system dari perangkat yang sudah anda root. Cara ini
memiliki keuntungan yaitu aplikasi tersebut tidak dapat dihapus dari perangkat,
sehingga berguna untuk keamanan/anti-pencurian aplikasi seperti WaveSecure dan
MobileDefense.
System aplikasi ini akan disimpan dalam
/system/app. Aplikasi dalam folder ini biasanya bagian dari sistem operasi
Android, dan sebaiknya jangan diubah atau dihapus kecuali Anda mengetahui apa
yang Anda lakukan.
Untuk file APK yang kita install secara manual
dari website atau kita download dari play store, pada umunya dapat dihapus
dengan banyak cara, antara lain:
1. Menggunakan aplikasi Play Store (jika
aplikasi diinstall dari Play Store ),
2. Perintah ‘uninstall adb apkname.apk’,
melalui menu Settings >> Applications >> Manage Applications,
3. Menghapus secara manual file-file dari
direktori /data/app. Namun biasanya metode yang sering digunakan adalah melalui play
store atau menu aplikasi.
Dalam pengembangan aplikasi android, konsep
yang dipakai adalah memisahkan coding untuk algoritma aplikasi dan coding untuk
tampilan (user interface) aplikasi.
Untuk coding logic (algoritma) android, seperti
yang telah saya jelaskan diatas, menggunakan bahasa pemrograman yang 90% sama
dengan bahasa pemrograman java. Perbedaan syntaks mungkin hanya terletak pada
penanganan sumber daya hardware.
Sedangkan untuk pengaturan tampilan, android
menggunakan XML. Konsep ini diinspirasikan dari pengembangan aplikasi web
dimana coding untuk logic menggunakan PHP dan coding untuk tampilan menggunakan
html, css dan javascript. Keuntungan dari konsep ini adalah apabila kita ingin
merubah tampilan dari aplikasi, kita hanya cukup merubah coding pada bagian
tampilan aplikasi tanpa perlu terlalu memperhatikan coding logic aplikasi.
Cara
kerja APK
Sebelum melangkah lebih jauh, sebaiknya untuk
mengerti pemahaman cara kerja APK android ada baiknya jika kita bongkar
terlebih dahulu APK tersebut, untuk membongkar dapat anda gunakan maxiandroid,
sebuah tools yang dikembangkan maxiandroid untuk membongkar APK.
Langkah kerja aplikasi android adalah saat
mulai menjalankan aplikasi tersebut atau ketika kita klik (touch) aplikasi kita
di perangkat android. Setelah kita klik aplikasi, sistem android pertama kali
akan memeriksa file AndroidManifest.xml pada project kita.
Dalam file tersebut, sistem android akan
mencari element <activity> yang ditetapkan sebagai LAUNCHER, ditandai
dengan memiliki elemen <category> dengan atribut
<category
android:name="android.intent.category.LAUNCHER" />
Setelah itu dijelaskan pula dalam konsep
aplikasi android terdapat file Java, file inilah yang mengatur logic dari
aplikasi android. Berdasarkan informasi yang ada di AndroidManifest.xml, maka
file inilah yang akan dijalankan pertama kali ketika user ingin menjalankan
aplikasi.
Selain itu terdapat juga file Class yang
merupakan sebuah class turunan dari class Activity. Metode class akan dipanggil
ketika activity ini ingin dijalankan.
Artinya, setelah APK berjalan sesuai yang diinginkan, maka APK akan
memberikan tampilan, file xml yang akan digunakan menjadi tampilan activity ini
adalah pada file dengan ekstensi .xml dalam folder res/layout/ pada aplikasi
android.
File inilah yang mengatur tampilan, sesuai
dengan parameter yang diberikan ke metode menjalankan dan menampilkan.
Selain itu terdapat juga file yang menempatkan
tampilan komponen UI (button, textview, etc) secara berurutan berdasarkan
penulisannya. Seperti namanya, Tampilan yang ditampilkan langsung ditulis atau
merupakan referensi ke variable string dalam res/values/strings.xml.
Seputar
APK
Apakah APK default bisa dihapus / uninstall?
Bisa namun perangkat anda harus mendapatkan
akses system (ROOTED) terlebih dahulu, untuk caranya dapat anda baca pada
artikel "Hapus Aplikasi Bawaan Android"
Apakah APK dapat di backup?
Bisa untuk backup APK yang terinstall,
perangkat kita tidak perlu kita ROOT, untuk caranya dapat anda baca pada
artikel "Cara Backup Pada Android"
APK kita terkadang tidak dapat berjalan
sempurna, bagaimana penyebabnya?
Ada berbagai macam penyebab, pastikan terlebih
dahulu apakah APK tersebut cocok untuk perangkat android anda, baik dari resolusi,
versi ROM atau beberapa penyebab. Pastikan juga koneksi internet anda berjalan
lancar jika APK tersebut memerlukan akses internet (online), pastikan setting
pada perangkat android anda benar (sebagai contoh apk twitter client atau
feeder client tidak akan berjalan lancar ketika setting pengaturan waktu pada
perangkat android anda salah), pastikan juga APK tersebut tidak rusak.
Terkadang APK memerlukan data yang relative
besar, mengapa?
Seperti contohnya pada game, terkadang
memerlukan tambahan data yang ukurannya relative besar, dikarenakan tidak semua
data bisa masuk ke dalam APK, sekalipun bisa, terdapat aturan kebijaksanaan
ukuran maximal APK dalam share pada play
store ( dapat anda baca di sini )
Bagaimana cara mencari APK selain di play store?
Anda dapat mencari pada mesin pencari google
atau dapat juga di sini.
Ada rumor, tidak semua APK save, benarkah rumor
tersebut?
Benar, seiring pertumbuhan teknologi suatu OS
biasanya muncul sisi negatif diantaranya dengan adanya malware, selain itu jika
anda salah menginstall atau menghapus suatu aplikasi yang berkaitan dengan
system pada khususnya dapat menyebabkan kerusakan baik secara software atau
hardware.
Bagaimana cara install APK yang aman bagi
perangkat android?
Dapat anda baca pada artikel "Amankan
Android Anda" pada artikel software.
Terkadang kita jumpai APK yang mengharuskan
perangkat pada posisi ROOTED, apa beda dengan APK yang biasa?
Untuk APK yang mengharuskan perangkat ROOTED,
dikarenakan perangkat tersebut mempunyai aktifitas untuk melakukan read dan
write pada system sedang APK biasa pada umumnya tidak memerlukan akses write
pada system sehingga tidak memerlukan perangkat pada posisi ROOTED.
Komentar
Posting Komentar