Perbedaaan Haji Dan Umrah
Haji dan umrah memang memiliki beberapa
kesamaan yaitu sama sama mengunjungi Baitullah untuk beribadah kepada Allah.
Namun haji dan umroh memiliki perbedaan mendasar yang perlu diketahui setiap
umat sedari dini. Berikut ini adalah perbedaan-perbedaan antara haji dengan
umroh:
Perbedaan
Ibadah Haji dan Umrah dari Segi Waktu Pelaksanaan
Haji dan umrah adalah ibadah yang, menurut kaca
mata orang awam Indonesia, sama; “pergi ke Mekkah”. Namun, sejatinya keduanya
memiliki perbedaan penting. Haji, sering disebut sebagai haji besar, hanya sah
\ bila dilaksanakan setahun sekali pada musim haji/bulan haji yakni 9-13
zulhijjah. Sedangkan umrah, kapanpun anda ingin pergi beribadah umrah maka itu
bisa dan sah dilaksanakan. Artinya, Ibadah umrah dapat ditunaikan setiap waktu
sepanjang tahun.
Perbedaan
Ibadah Haji dan Umrah dari Segi Tata Cara Pelaksanaan (Manasik)
Dalam prakteknya, orang yang menjalankan
urutan-urutan ibadah haji berarti ia sudah melakukan praktek umrah. Karena
umrah ‘hanya’ terdiri: niat, thawaf dan sa’i, memotong rambut/tahallul .
Sedangkan haji, meliputi semua tata cara umrah ditambah dengan (dan inilah
perbedaan mendasarnya) wuquf di ‘Arafah, menginap di Muzdalifah dan di Mina,
serta melempar jumroh.
Perbedaan
Ibadah Haji dan Umrah dari Segi Hukum
Status “WAJIB” telah menjadi ketetapan hukum
haji. Di kalangan ulama’ tidak ada perbedaan dan perselisihan dalam hal
wajibnya menuaikan ibadah haji bagi orang yang mampu. Sedangkan mengenai
wajibnya umrah (bagi yang mampu melaksanakannya), para ulama berbeda pendapat; sebagian
mengatakan wajib, dan sebagian yang lain mengatakan tidak wajib.
Sumber : http://apaperbedaan.blogspot.com/2012/07/perbedaan-haji-dan-umrah.html
Komentar
Posting Komentar